Podcast Bareng Kadis Kominfo, Komisioner KPID Kaltim Ajak Masyarakat Tangkal Hoax

SAMARINDA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim bersama dengan Diskominfo Kaltim, Gerakan Anti Hoax Kaltim, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim dan BusamID gelar diskusi bertemakan Hoax pada Sabtu (09/04) bertempat di Kantor Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat No 41 Ruang WEIK.

Hadir pada kegiatan tersebut Komisioner KPID Kaltim yakni Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, Komisioner KPID Kaltim sekaligus Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran yakni Adji Novita Wida Vantina, Komisioner sekaligus Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, Dedy Pratama dan Komisioner sekalgus anggota Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, Hendro Prasetyo.

Dipandu oleh Ketua FJPI Kaltim, Tri Wahyuni, dialog berlangsung interaktif dengan masing-masing narasumber menyampaikan pemahaman serta menekankan fungsi dan peran dalam memberantas hoax atau informasi palsu yang hingga kini masih saja dapat dijumpai baik di media konvensional hingga media baru.

Sebagai Lembaga yang menjalankan fungsi Pengawasan Khususnya TV dan Radio, KPID mengajak Lembaga Penyiaran (LP) agar tidak memproduksi hoax dan memaksimalkan verifikasi berita sebelum dipublikasikan.

Komisioner KPID Kaltim pun mengimbau kepada LP untuk terus menjaga kualitas isi siarannya sebab dengan berkualitasnya konten siaran maka masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat. Pada dialog tersebut KPID menambahkan masyarakat juga harus cerdas dalam memilah dan memilih informasi yang didapat terlebih informasi yang sedang viral, dengan melihat sumber dan kredibilitas lembaga penyiaran atau media yang memberitakan.

“Sebagai Lembaga, KPID Kaltim akan terus mengawal juga mendampingi LP, dan terus berupaya menjaga iklim penyiaran yang baik, serta mengedukasi masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi dari media khususnya media penyiaran baik itu dalam sektor ekonomi, politik, pemerintahan, dan sektor lainnya” jelas Adji Novita

Dalam kesempatan tersebut Ketua Gerakan Anti Hoax Kaltim, Charles menyampaikan semangat memberantas Hoax tidak boleh luntur, terlebih tidak lama lagi kita akan menghadapi pesta politik dimana momentum tersebut kerap dimanfaatkan okmun penyebar informasi palsu. Disinilah peran seluruh pihak sangat dibutuhkan.

“Seluruh pihak terutama yang berada di ekosistem informasi dan komunikasi harapannya dapat terus mengawal Lembaga Penyiaran dan Media khususnya pada Konten yang diproduksi agar tidak dijumpai lagi hoax. Karena hoax sangat berbahaya, terlebih sebentar lagi kita akan menghadapi Pemilu, sehingga hal ini menjadi perhatian kita bersama” ujar Charles.

Seperti diketahui, saat ini hoax menjadi isu yang terus diperangi oleh seluruh pemangku kepentingan, karena dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pasalnya, hoax kerap berisi kabar yang menyesatkan dan menggiring opini masyarakat terhadap hal tertentu.

sw-rrd/hms-kpid

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 10 =