EDP RCTI NETWORK KALTIM – GALI POTENSI KEARIFAN LOKAL BUMI ETAM

SAMARINDA – Pengajuan Permohonan Perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran PT RCTI Delapan (RCTI Kaltim) telah sampai pada tahapan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur, pada Senin (12/10). Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, bahwa IPP Lembaga Penyiaran Swasta setiap 10 (sepuluh) tahun, saat ini PT RCTI Delapan mengajukan permohonan perpanjangan IPP untuk satu dasawarsa kedepan.

Hadir membuka acara EDP, Ketua KPID Provinsi Kaltim, Akbar Ciptanto, bersama dengan jajaran komisioner KPID Provinsi Kaltim yaitu Bawon Kuatno, Andi Muhammad Abdi, Hendro Prasetyo, Yovanda Noni, Irwansyah, dan Ali Yamin Ishak yang sekaligus bertindak sebagai pimpinan sidang. Adapun narasumber yang membersamai dalam kegiatan yakni dari Diskominfo, Humas, dan Balmon kota Samarinda. PT RCTI Delapan (RCTI Kaltim) diwakili oleh Plt Kepala Biro MNC Kaltim/Inews Tenggarong, Yuliono,  dan staf. Selain perwakilan RCTI Delapan yang datang langsung, hadir dengan virtual melalui aplikasi zoom jajaran perwakilan PT RCTI Delapan dari Jakarta dari berbagai bidang yakni Ira Yuanita, Herman Zaelanie, Cahyadi Noor Aribowo, dan Erick Wijaya.

Apresiasi diberikan kepada RCTI Network Kaltim yang telah memenuhi 10% ketentuan muatan siaran lokal. Namun demikian, masukan dan saran pun tetap diberikan kepada Lembaga Penyiaran ini agar dapat lebih baik untuk kedepannya. Beberapa catatan yang diberikan yakni kearifan lokal dalam konten siaran hingga peningkatan persentase dari siaran lokal tersebut.

“ Kami sangat mengapresiasi RCTI Network Kaltim yang telah memenuhi regulasi siaran yang telah diatur. Kedepannya,diharapkan untuk LP ini agar tidak hanya 10% namun secara perlahan dapat naik bahkan hingga 50%, serta muatan tentang kearifan lokal dan eksplorasi yang lebih mendalam tentang Kalimantan Timur di berbagai sektor.” tutur Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran, Ali Yamin Ishak .

Menanggapi hasil EDP yang dilaksanakan, pihak RCTI Network Kaltim baik yang mewakili dari Jakarta Pusat secara virtual, maupun perwakilan yang ada di daerah, berkomitmen untuk dapat mematuhi berbagai regulasi, dan mengaplikasikan masukan saran yang bersifat membangun dari banyak pihak.

“ Beberapa catatan yang diberikan oleh KPID dan narasumber pada EDP akan segera kami tanggapi dan eksekusi. Kami juga berharap media kami mampu mempertahankan pencapaian saat ini, dan meningkatkannya di masa yang akan datang, telebih Kalimantan Timur kini menjadi Ibukota Negara Baru, sehingga tidak hanya sebagai media yang berada di daerah, namun juga sebagai putra daerah sendiri secara pribadi saya berharap Kalimantan Timur terekspos lebih luas lagi ” jelas Yuliono, Plt Kepala Biro MNC Kaltim.

Kearifan lokal yang dapat digali lebih dalam lagi tidak hanya oleh RCTI Network Kaltim namun LP lainnya yaitu meliputi sektor kuliner, wisata, budaya dan olahraga di Kalimantan Timur.

(hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 1 =