3 LP Televisi mendapatkan Sanksi Administratif Teguran Tertulis

Samarinda – KPID Kaltim telah mengeluarkan Surat Keputusan Teguran Tertulis yang diberikan kepada 3 Lembaga Penyiaran (LP) Jasa Penyiaran Televisi di Kaltim yakni, iNews Tenggarong, RCTI Kaltim, dan Mahakam Channel.

Dalam Surat Keputusan Teguran Tertulis Lembaga Penyiaran yang disampaikan KPID Kaltim kepada kelima media tersebut, dijelaskan alasan dijatuhkannya sanksi.  Pelanggaran program siaran jurnalistik “ Seputar iNews Kaltim” oleh RCTI Kaltim pada tanggal 21 September 2020 pukul 06.40 WITA terdapat unsur kesengajaan dengan menampilkan wajah tersangka atau pelaku kejahatan seksual tanpa diblur atau disamakan . Pelanggaran serupa juga dilakukan oleh iNews Tenggarong dengan program siaran jurnalistik “iNews Kaltim” yang disiarkan pada tanggal 21 September pukul 11.34 WITA.

Adapun Mahakam Channel telah melanggar Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor: 02/P/KPI03/2012 tentang Standar Program Siaran pasal 58 ayat 4(f) “Program siaran iklan dilarang menayangkan: upaya menyembunyikan, menyesatkan, membingungkan, membohongi masyarakat tentang kualitas, kinerja, harga sebenarnya, dan/atau ketersediaan dari produk dan/atau jasa yang diiklankan, dengan telah menyiarkan iklan “Madu As Shihah” yang didalam iklan tersebut terdapat kata/kalimat 100% madu asli tanpa tambahan lain dan terjamin khasiatnya.

KPID Kaltim berharap teguran ini dapat menjadi bahan pembelajaran lembaga penyiaran untuk memperbaiki isi siaran. Muatan informasi dan hiburan harus menyehatkan dan memperhatikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, KPID Kaltim juga menekankan pentingnya penerapan serta kepatuhan terhadap P3SPS guna meminimalisir terjadi pelanggaran.

(hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

47 − 37 =