KPID Kaltim terima kunjungan KPU Balikpapan & Bontang

SAMARINDA – Sejak dibentuk dan ditandatangani dalam keputusan bersama pada bulan Agustus 2020, gugus tugas pengawasan kampanye Pilkada 2020 yang terdiri dari berbagai Lembaga yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) , Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers telah melaksanakan tugas-tugasnya baik di tingkat pusat maupun ditingkat daerah. Seperti halnya di provinsi Kalimantan Timur yang juga akan melaksanakan pesta demokrasi rakyat di penghujung tahun mendatang.

Koordinasi antar lembaga dalam hal mengawasi rangkaian proses menuju Pilkada pun dilakukan melalui banyak cara, mengingat pada saat ini kita tengah dihadapkan pada pandemi COVID-19, mulai dari komunikasi secara virtual hingga temu langsung dengan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. KPID Kaltim dan KPU di tingkat daerah yang berada di berbagai wilayah di Kaltim aktif berkoordinasi dalam hal informasi tentang daftar Lembaga Penyiaran dan diskusi perihal isi siaran, baik melalui surel maupun dengan bertatap muka seperti saat adanya kunjungan terpisah dari KPU Balikpapan (28/09) dan KPU Bontang (06/10) ke kantor KPID Kaltim.

Kunjungan KPU daerah tersebut diterima oleh Bawon Kuatno, selaku Wakil Ketua KPID Kaltim. Adapun dari KPU Balikpapan, hadir 3 dari 5 Komisioner yakni Noor Toha, Syahrul Karim, dan Mega Fariany.  Sepekan setelahnya, hadir berkunjung dari KPU Bontang yakni Saparuddin selaku Komisioner bidang Hukum dan Pengawasan.

Kedatangan KPU Balikpapan dan KPU Bontang tersebut selain untuk bersilaturahmi, juga dalam rangka berkonsultasi perihal daftar Lembaga Penyiaran yang tersebar, beroperasi, dan telah mengantongi Izin resmi untuk bersiaran di wilayah mereka masing-masing. KPID Kaltim pun menyerahkan data tersebut dan melanjutkan obrolan ringan seputar isi siaran yang KPU dan KPID awasi pada media, dan juga pada para pasangan calon pemimpin daerah yang akan mengikuti Pilkada 2020.

KPID Kaltim pada porsinya selalu berupaya memastikan materi iklan hingga konten siaran LP yang netral dan tidak berpihak pada kubu tertentu, serta mengimbau agar LP terus aktif menyampaikan informasi-imformasi penting jelang Pilkada kepada masyarakat.

“ Dalam masa pandemi seperti saat ini aktivitas kampanye para paslon secara bertatap muka tentu berkurang dan pada akhirnya akan memaksimalkan kampanye lewat media massa maupun media lain. Selain harus memastikan LP yang menyiarkan konten kampanye telah resmi mengantongi izin, KPU daerah dan KPID akan terus mengawasi perihal penyiaran mengenai kampanye yang harus berimbang, pemaknaannya harus dipahami secara proporsional dan tidak condong ke pihak tertentu.” tutur Bawon.

KPU daerah dan KPID Kaltim berharap seluruh prosesi pelaksanaan Pilkada di tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tertib regulasi. KPID Kaltim pun berharap kepadaseluruh LP baik radio maupun Televisi untuk mampu menyebarkan informasi yang baik dan objektif terkait pasangan calon, dan disiarkan secara meluas kepada masyarakat.

(hms-kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

76 + = 83