EDP PERPANJANGAN IPP SUKSES DIGELAR, KUMALA FM TINGKATKAN KUALITAS DAN PERTAHANKAN CIRI KHAS.

SAMARINDA – Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Jasa Penyiaran Radio PT. Paguyuban Keluarga Seniman Indonesia atau yang juga dikenal dengan nama udara yaitu Kumala FM telah rampung melaksanakan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang merupakan salah satu tahapan wajib bagi LP yang ingin memperpanjang Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) . Kumala FM sendiri tengah mengajukan permohonan perpanjangan IPP untuk 5 tahun kedepan.

EDP yang dilaksanakan pada hari Rabu (02/09) dan bertempat di Ruang Gaharu, Hotel Royal Park Samarinda tersebut dihadiri oleh jajaran Komisioner KPID Provinsi Kalimantan Timur yaitu Akbar Ciptanto, Bawon Kuatno, Irwansyah, Ali Yamin Ishak, Yovanda Noni, Hendro Prasetyo, dan Andi Muhammad Abdi yang sekaligus bertindak sebagai pimpinan sidang. Turut hadir pula sebagai narasumber dan memberikan banyak masukan serta saran yakni dari Balmon Samarinda yaitu Hadi Santoso beserta staf, dan dari Humas Pemenrintah Kota Samarinda yang diwakili oleh Joko P. Adapun dari pihak Kumala FM hadir Direktur PT Paguyuban Keluarga Seniman Indonesia, Suwanto Wibisono Surja beserta para staf. Pelaksanaan EDP pun mematuhi protokol pencegahan penularan virus COVID-19 yaitu dengan saling menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Kegiatan pada hari ini berjalan dengan lancar, dan cair dengan suasana kekeluargaan antara KPID, LP, dan juga narasumber, semua pihak aktif menyalurkan gagasan, masukan dan saran selama rangkaian proses EDP. Pada prinsipnya dari pelaksanaan EDP ini diharapkan Kumala FM kedepannya dapat memberikan manfaat dan melayani masyarakat dengan menghadirkan berbagai program dan isi siaran yang mampu menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan sebaran segmentasi khalayak yang telah diproyeksi oleh Kumala FM” jelas Komisioner sekaligus Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, Andi Muhammad Abdi.

Sebagai media hiburan dan informasi, Kumala FM telah merancang berbagai perencanaan program dan target pencapaian untuk 5 tahun kedepan, beberapa diantaranya yaitu penambahan program siaran, hingga peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) LPS Kumala FM. Terkait format siaran, Kumala FM disarankan untuk fokus pada siaran musik sesuai dengan ciri khas dan tagline yang diusung oleh media ini. Masukan dan saran ini juga sehubungan dengan representasi jumlah program siaran Kumala FM yang bila dipetakan mayoritas pola acaranya merupakan siaran seputar musik.

“untuk peningkatan kualitas radio Kumala FM kedepannya, terdapat banyak masukan saran dan rekomendasi dari KPID juga narasumber yang hadir. Mulai dari Format Siaran Kumala FM, hingga konten isi siarannya. Tak lupa juga kami (KPID Kaltim, red) ingatkan untuk selalu berkoordinasi antara LP dengan KPID untuk seluruh penyelenggaraan siaran baik itu pada sistem hingga mengudaranya siaran.” tutur Komisioner sekaligus Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P) KPID Provinsi Kalimantan Timur, Ali Yamin Ishak.

Mendapatkan apresiasi yang baik selama berlangsungnya kegiatan EDP, Direktur Kumala FM, Suwanto berterima kasih dan menanggapi positif evaluasi dan dengar pendapat dari KPID Kaltim beserta narasumber guna proyeksi perencanaan penyelenggaraan siaran radio Kumala FM di masa yang akan datang.

“ diskusi pada hari ini membantu kami dalam memproyeksikan program dan konten siaran untuk selanjutnya. Kami juga berharap prosesi perpanjangan IPP kami dapat berjalan dengan lancar dan semoga Kumala FM terus bisa menjadi media hiburan dan penyalur informasi dan wadah aspirasi bagi publik. Kami juga akan terus menjaga koordinasi dan berkonsultasi dengan KPID terkait materi siaran khususnya iklan baik iklan niaga maupun iklan layanan masyarakat” jelas Suwanto.

Sebagai media sekaligus perpanjangan informasi serta wadah aspirasi dari banyak pihak, mulai dari pemerintah kepada masyarakat begitupula sebaliknya, Kumala FM diharapkan dapat menjaga eksistensi dan kualitas isi siaran yang mengudara. Hal ini mengingat frekuensi yang digunakan oleh seluruh LP yang ada adalah milik publik sehingga baik dan bersihnya kualitas isi siaran bergantung pada media yang memproduksi dan mempublikasikan siaran. Ciri khas dari Kumala FM yang telah ada sejak dulu yaitu pada pola acara musik diharapkan dapat menjadi warna pada dunia penyiaran di Kalimantan Timur kini dan nanti. (hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

48 − 45 =