KPID Provinsi Kaltim terima kunjungan dan konsultasi dari 2 LP

SAMARINDA – Senin (13/07) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Lembaga Penyiaran (LP) yang ada di Samarinda, yaitu PT Bahana Suara Fantasi (Fantasi FM). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P), Ali Yamin Ishak, bertempat di Kantor KPID Provinsi Kaltim, Jalan Jendral Sudirman, Kantor Gubernur Kaltim Gedung B Lantai 3.

PT Bahana Suara Fantasi berkunjung dengan maksud untuk berkoonsultasi dengan KPID Provinsi Kaltim terkait Permohonan Izin Penyelenggaran Penyiaran sebagai Lembaga Penyiaran Radio Swasta di kota Tepian. Konsultasi yang dilakukan oleh LP tersebut diterima dengan terbuka oleh KPID Provinsi Kaltim, serta berbagai arahan, masukan, dan saran pun diberikan oleh KPID Provinsi Kaltim kepada LPS Radio yang nantinya menggunakan nama udara yaitu Fantasi FM.

“Kami sangat menyambut baik kepada seluruh LP yang datang untuk berkonsultasi, seperti halnya hari ini. Untuk PT Bahana Suara Fantasi, kami telah tampung perihal yang dikonsultasikan, dan kami berikan arahan serta masukan lebih lanjut, terlebih untuk proses perijinan secara daring. Yang menjadi perhatian lainnya adalah meski peluang usaha di kota Samarinda saat ini belum mendukung, namun proposal permohonan izin penyelenggaraan penyiaran dari LPS terkait tetap kami terima. Jadi kedepannya apablia ada peluang usaha, maka akan diinformasikan kembali kepada LPS Radio tersebut” jelas Ali.

Tak lama berselang, Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB) asal Penajam Paser Utara yaitu PT Dian Vision pun berkunjung untuk berkonsultasi perihal proses Evaluasi Penyelenggaran Uji Coba Siaran (EUCS) , yang pendaftarannya dilakukan secara daring. Ali pun menanggapi memang dengan adanya sistem daring pada proses pengurusan terkadang menjadi kendala pada sebagain LP yang ada di Kaltim.

“memang terkadang terjadi masalah atau hambatan yang dialami oleh LP saat mengurus penyelenggaraan penyiaran secara online. Oleh karena itu kami (KPID Kaltim, red) selalu terbuka untuk konsultasi, dan kami akan dampingi LP hingga selesai. Hal ini agar seluruh proses berjalan dengan lancar, sehingga para LP dapat melaksanakan kegiatan penyelenggaraan penyiaran mereka dengan baik” tutup Ali.

(hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 4 = 1