Bersiaran baik : KPID Kaltim laksanakan EDP ke-4 bersama Radio Buana FM

SAMARINDA – Terus berbenah dan berinovasi ke arah positif , Radio Buana FM mendapatkan apresiasi, masukan, dan saran. Hal tersebut diperoleh dari hasil Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur bersama dengan Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Radio asal Bontang ini, pada Jum’at (10/07).

Bertempat di ruang rapat Tengguyun lantai 4 Kantor Gubernur Kalimantan Timur, kegiatan EDP ini secara resmi dibuka oleh Akbar Ciptanto, Ketua KPID Kaltim dalam sambutan yang ia berikan kepada seluruh peserta EDP.

“Alhamdulillah, akhirnya kita kembali dapat menyelenggarakan kegiatan EDP seperti biasanya. Setelah sebelumnya berbagai kegiatan termasuk EDP kita harus laksanakan dengan daring, akan tetapi di kesempatan kali ini kita patut bersyukur dapat menyelenggarakan EDP dengan tatap muka namun kita harus mengingat bahwa kita tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 selama beraktivitas. Apresiasi untuk Radio Buana FM akhirnya telah memasuki tahap EDP untuk prosesi perpanjangan IPP, semoga kegiatan hari ini dapat bermanfaat untuk kemajuan radio Buana FM” ungkap Akbar.

Pada kegiatan EDP kali ini hadir jajaran Komisioner KPID Kaltim, Bawon Kuatno, Irwansyah, Ali Yamin Ishak, Yovanda Noni, dan Hendro Prasetyo yang juga bertindak sebagai pimpinan sidang penyelenggaraan EDP.   Turut hadir pula beberapa narasumber yang membersamai kegiatan yakni dari biro Humas Pemprov Kaltim yang diwakili oleh Murni, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim yang diwakili oleh Normalina, dan  Balmon Samarinda yang diwakili oleh Hadi Santoso. Adapun dari PT Mitra Buana (Buana FM) yang hadir ialah Direktur Utama PT Mitra Buana, Pauzan Akhsan, Direktur Marketing yakni Rusma Fatimah beserta staff.

Sejak mengantongi izin bersiaran, radio Buana FM telah melewati beberapa kali EDP, seperti halnya ditahun ini yang merupakan EDP ke-4 untuk radio yang telah berdiri sejak tahun 2002 tersebut. Dalam kegiatan EDP tidak hanya untuk radio Buana Fm, namun seluruh LP yang ada, KPID Kaltim selalu menggunakan parameter yakni meliputi kepatuhan atas UU, P3SPS, dan Komitmen dari LP terkait.

Berbagai masukan disampaikan oleh para Komisioner KPID Kaltim dan narasumber lainnya sebagai masukan untuk radio Buana FM. Diantaranya ialah LP harus jeli dan cerdas dalam memilih format siaran untuk kedepannya. Tidak hanya format, eksekusi pelaksanaan siaran juga harus dijaga kualitasnya, demi bersihnya konten siaran yang mengudara dan sampai ke pendengar.

“LP Buana FM harus jeli dalam memilih format siaran untuk 5 tahun depan. Hal lain yang harus diperhatikan ialah P3SPS sebagai turunan dari UU 32 tentang penyiaran. Komitmen LP untuk patuh sangat penting untuk pertimbangan pembuatan maupun perpanjangan izin. Saran juga untuk radio Buana FM agar tetap bersiaran baik seperti halnya tagline yang mereka miliki, dan perbanyak pesan moral untuk mengedukasi masyarakat, bisa dengan menyisipkan berbagai program siaran yang mendidik” jelas Wakil Ketua KPID Kaltim, Bawon.

Direktur utama PT Mitra Buana, Pauzan Akhsan menanggapi berbagai masukan dari narasumber dan berterima kasih dengan adanya EDP kali ini diharapkan dapat menjadi acuan dan bahan untuk kemajuan LP mereka.

“Alhamdulillah hari ini bisa dilaksanakan tahapan EDP untuk perpanjangan izin radio buana fm. EDP kali ini yg ke 4 kali bagi kami, semoga dapat membuahkan hasil positif, dan Insya Allah kami kedepannya akan lebih berkontribusi untuk kebaikan sesuai dengan visi dan misi kami” tutur Pauzan.

Kegiatan EDP ditutup dengan penyerahan berita acara dan sesi foto bersama, serta apresiasi KPID Kaltim terhadap Radio Buana FM beserta seluruh narasumber dan peserta kegiatan yang hadir.

(hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 1 =