RDP KPID PROVINSI KALTIM BERSAMA DPRD, BAHAS OPTIMALISASI PERAN DI TENGAH PANDEMI.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 1 DPRD Provinsi Kaltim di ruang rapat Gedung D, Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Rabu (06/05). Rapat yang dihadiri oleh jajaran Komisioner KPID Provinsi Kaltim, Akbar Ciptanto, Bawon Kuatno, Andi Muhammad Abdi, Hendro Prasetyo, Yovanda Noni, dan Irwansyah, Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kaltim, H. J. Jahidin, beserta anggota yaitu Agiel Suwarno dan Rima Hartati. Rapat tersebut membahas tentang program kerja KPID Provinsi Kaltim yang akan dilaksanakan tahun 2020.

Dipimpin oleh H.J. Jahidin selaku Ketua Komisi 1 DPRD Kaltim, rapat dimulai dengan laporan singkat dari Ketua KPID Provinsi Kaltim, Akbar Ciptanto, dan dilanjutkan dengan pemaparan sejumlah rencana kegiatan dan program kerja oleh masing-masing bidang yang ada di KPID Provinsi Kaltim, yaitu bidang Kelembagaan, bidang Pengawasan Isi Siaran, dan bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran.

Program kerja yang dirancang oleh KPID Provinsi Kaltim berfokus pada Optimalisasi Kreativitas dan Sumber Daya selama Pandemi Corona, serta Menyukseskan Pilkada Serentak. Mengoptimalkan performa dari SDM Tenaga Alih Daya (TAD) menjadi salah satu bagian yang penting dan diperhatikan oleh KPID Provinsi Kaltim. Meski hingga bulan Mei banyak realisasi program kerja yang tertunda maupun harus menyesuaikan keadaan selama pandemi Covid-19 , namun KPID Provinsi Kaltim tetap mendorong kreativitas dalam menyikapi situasi dan perubahan yang ada.

Selain berdiskusi tentang bentuk-bentuk kegiatan yang dirancang, Polemik Anggaran pun tak luput menjadi pembahasan. Pasalnya, di tahun ini KPID Provinsi Kaltim harus mampu mengoptimalkan anggaran hibah di angka  Rp. 2,5M yang telah mengalami pemangkasan sebanyak 500 juta rupiah sebelumnya dikarenakan biaya penanganan wabah covid-19.

“ Menyikapi berbagai hambatan yang ada pada situasi kali ini. Kami (KPID Provinsi Kaltim, red) akan berupaya maksimal melaksanakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak partisipasi dari masyarakat. Kita juga akan mengajak berbagai lembaga maupun institusi untuk bekerjasama mewujudkan program kerja KPID Provinsi Kaltim dalam upaya meminimalisir biaya agar berbagai proker KPID dapat tetap terlaksana meski anggaran yang diperoleh terbatas. “ jelas Akbar.

Tidak hanya sampai di pemaparan berbagai rencana kegiatan dan program kerja saja, KPID pun melaporkan sejumlah hasil dari kinerja yang telah dilakukan salah satunya yaitu banyaknya temuan dugaan pelanggaran isi siaran yang mengudara di sebagian wilayah di Kalimantan Timur. Pengawasan isi siaran, dalam hal ini tentunya dapat dioptimalisasikan lagi jika kebutuhan akan alat pemantau yang saat ini masih kurang memadai bisa dipenuhi. Jika fasilitas tersebut ditingkatkan maka para tenaga pemantau pun dapat menjangkau pengawasan hingga banyak wilayah di provinsi Kalimantan Timur, tidak hanya satu atau dua wilayah saja.

“ KPID Kaltim telah bekerja secara maksimal dan patut diapresiasi. Terkait masalah anggaran saya meminta agar semua bisa memahami keadaan, karena fokus anggaran pada penanganan virus corona, termasuk DPRD juga harus merombak ulang semua program kerja dan pengeluaran. Ini juga berlaku untuk lainnya.” tutur Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kaltim, H. J. Jahidin.

“kami akan tetap mendukung berbagai kegiatan dan program kerja KPID sebagaimana harapan kita semua, termasuk masyarakat” tambahnya.

Komisi 1 DPRD Provinsi Kaltim juga akan memperjuangkan agar Tahun 2021 KPID mendapatkan porsi anggaran yang mendekati ideal agar bisa menjalankan tugas dan kewajibannya dalam menjaga lembaga penyiaran menyajikan siaran yang layak dan mengandung unsur edukasi kepada masyarakat.

 

Rapat dengar pendapat (RDP) antara KPID Provinsi Kaltim dan DPRD Provinsi Kaltim menjadi ruang diskusi yang dapat melahirkan kritik, masukan saran dan evaluasi. Sebagai mitra pemerintah, KPID diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah, pers, dan masyarakat. (hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 − 22 =