KPID KALTIM TEGUR 5 PROGRAM SIARAN MEDIA

Samarinda – KPID Kaltim telah mengeluarkan Surat Keputusan Teguran Tertulis yang diberikan kepada lima media yaitu 1 televisi dan 4 radio lokal. Kelima media tersebut diputuskan memperoleh surat teguran tertulis dan dinyatakan telah mengabaikan aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan melanggar Standar Program Siar (P3SPS) KPI tahun 2012, serta Etika Pariwara Indonesia (EPI).

Adapun dari program siaran beserta media yang mendapatkan teguran tersebut yakni “I-News Kaltim” di I-News Tenggarong,  “Iklan Produk DILEMONIN” di Radio Gema Nirwana, “Iklan Produk Soman dan Vitalic” di Radio Kumala,  “Iklan Produk Madu On & M2G” di Radio Metro Mulawarman,  dan “Iklan Produk M2G” di Radio Delima.

Dalam Surat Kepitusan Teguran Tertulis Lembaga Penyiaran yang disampaikan KPID Kaltim kepada kelima media tersebut, dijelaskan alasan dijatuhkannya sanksi.  Pelanggaran program siaran jurnalistik “I-News Kaltim” I-News Tenggarong pada 12 Februari 2020 mulai pukul 11.45 WITA terdapat unsur kesengajaan dengan menampilkan wajah tersangka (tidak disamarkan) pelaku kejahatan.

Pelanggaran program siaran pada suatu iklan produk “DILEMONIN” yang mengudara di Radio Gema Nirwana pada 12 Februari 2020  mulai pukul 08.00 WITA dalam program Sajian Lagu Pop Indonesia terdapat  unsur kesengajaan dengan menyiarkan iklan suatu produk bernama “DILEMONIN” yang dimana menggunakan kata “100%”  original, pure lemon asli tanpa tambahan air, bebas pewarna, bebas perasa, dan bebas gula.

Pelanggaran program siaran pada 2 iklan produk “Soman” dan “Vitalic” yang mengudara di Radio Kumala FM dalam program Saatnya Kumala Joget (SKJ) pada 12 Februari 2020 mulai pukul 08.22 WITA dan 10.35 WITA dimana terdapat unsur kesengajaan yaitu kedua iklan produk tersebut menyiarkan bahwa “Vitalic – minuman serbuk khusus pria dewasa” namun tayang pada jam siar yang kurang tepat. Serta, iklan produk “Soman” yang mengatakan bahwa soman bukan obat , tapi bekerja lebih baik dari obat”.

Pelanggaran program siaran pada 2 iklan produk “Madu On” dan “M2G” yang mengudara di Radio Metro Mulawarman dalam program Acara Asoy dan Acara Obras pada 11 Februari 2020 mulai pukul 08.42 WITA dan 13.41 WITA dimana terdapat unsur kesengajaan yaitu kedua iklan produk tersebut menyiarkan bahwa “Produk Herbal Kapsul M2G” dan Iklan “Madu On formula stamina dan Vitalitas Laki-laki” yang disiarkan bukan pada waktu siar yang diatur dalam peraturan yang berlaku.

Adapun  pelanggaran pada siaran iklan produk “M2G” yang mengudara di Radio Delima pada 07 Februari 2020 terdapat unsur kesengajaan dengan menyiarkan iklan “Produk Herbal Kapsul M2G” yang mengudara bukan pada waktu siar yang telah diatur dalam peraturan yang berlaku.

Ketua KPID Kaltim, Akbar Ciptanto telah memutuskan memberikan sanksi administratif dan menghimbau kepada kelima media untuk mengevaluasi kembali proses penyiaran secara keseluruhan hingga memindahkan jam siar pada beberapa iklan produk yang menerima teguran tertulis agar menyiarkan konten-konten tersebut di waktu yang telah diatur dan berlaku.

KPID Kaltim berharap teguran ini dapat menjadi bahan pembelajaran lembaga penyiaran untuk memperbaiki isi siaran. Muatan informasi dan hiburan harus menyehatkan dan memperhatikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, KPID Kaltim juga menekankan pentingnya penerapan serta kepatuhan terhadap P3SPS guna meminimalisir terjadi pelanggaran.

(hms/kpid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =