Pantau Kualitas Siaran dan Perkembangan LP “KPID Kaltim Lanjutkan Sosmonev di Kukar dan Paser”

Direktur Muara FM, Andi Muhammad Abdi, dan Bawon Kuatno. Seusai melaksanakan Sesmonev.

SAMBOJA – Untuk mendorong Lembaga Penyiaran (LP) semakin baik, KPID Kaltim kembali melaksanakan Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi (sosmonev) di dua kabupaten, yakni Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Paser. 

Dua Komisioner KPID Kaltim yang bertolak ke Kecamatan Samboja, Kukar, Kamis (12/9), yakni koordinator bidang kelembagaan, Andi Muhammad Abdi dan koordinator bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran (PS2P), Bawon Kuatno. Sementara 3 komisioner menuju Kabupaten Paser, yakni Ketua KPID Hendro Prasetyo, Wakil Ketua KPID Akbar Ciptanto, dan koordinator bidang pengawasan isi siaran Irwansyah (11/9) lalu.

Kabupaten Kukar diketahui memiliki 14 LP dan tersebar di beberapa kecamatan. “Demi membenahi kualitas siaran, serta melihat secara langsung perkembangan LP, maka kegiatan sosmonev ini menjadi penting,” ucap Andi Muhammad Abdi. Hari pertama sosmonev, kedua komisioner dapat melakukan pendataan sebanyak 6 LP. Salah satunya berada di Samboja, kecamatan di Kukar yang digadang-gadang menjadi wilayah ibu kota negara.

Sebagai satu-satunya LPS jasa penyiaran radio, PT Sinarnya Giat Mandiri atau dikenal dengan sebutan Muara FM, menjadi perhatian serius kedua komisioner. Terutama dalam kaitannya dengan kesiapan dalam melengkapi infrastruktur penyiaran dan sumber daya manusia (SDM), sehingga Muara FM sebagai pusat informasi bagi pelayanan masyarakat.

“Secara infrastruktur sudah baik, ruangan, dan tempatnya strategis di antara jalur perbatasan Samarinda-Balikpapan. Selain itu radio ini adalah radio pertama di wilayah calon ibu kota negara, sehingga kedepannya harus menjadi pusat informasi bagi masyarakat. Disamping itu, Muara FM juga harus menggunakan frekuensi milik publik ini dengan baik dan harus memiliki ciri khas sehingga mudah dikenali masyarakat,” terang Bawon Kuatno.

Sementara itu, Direktur Muara FM, Supriyanto juga berencana akan memaksimalkan potensi radio dengan baik. Keterbatasan SDM menjadi kendala dalam penyiaran. Apalagi mengingat prospek ke depan wilayah Samboja yang akan semakin ramai.

Supriyanto, Direktur Utama Muara FM

“Kami ingin melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta maksimal dalam memberikan pelayanan. Kami juga menaati peraturan dari pemerintah. Apalagi wilayah Samboja yang akan menjadi ibu kota, sehingga kami akan mempersiapkan semua kebutuhan termasuk SDM dan infrastruktur,” ungkap Supriyanto, selaku direktur utama.

Ia berharap kunjungan KPID Kaltim dapat memberikan masukan bagi radio miliknya menjadi lebih baik dan memberi pelayanan yang sempurna. “Kami berharap agar KPID dapat memberikan masukan dan pembinaan kepada kami. Agar radio ini bisa menjadi lebih baik,” tutupnya. (Humas KPID Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

60 − 51 =