Evaluasi Pemilu 2019, KPID Kaltim temukan Pelanggaran Banyak Terjadi di Media Sosial

Samarinda – Setelah sukses melaksanakan Pemilu Serentak April lalu dan telah melakukan rapat pleno terbuka pada Selasa (6/8) kemarin. Rabu (7/8) siang tadi, bertempat di ruang aula KPU Kaltim melaksanakan rapat evaluasi dan koordinasi fasilitasi Pemilu 2019, dengan laporan dari peserta undangan yang datang dari Partai Politik, KIP, Satpol PP, Pokja 30 dan unsur masyarakat lainnya.
Selain untuk melakukan peninjauan keberhasilan prosesi Pemilu kemarin, rapat evaluasi ini juga dimaksudkan agar kedepan penyelenggaraan Pemilu akan lebih optimal. Hasil dari evaluasi ini menyimpulkan KPU Kaltim telah berhasil meningkat animo masyarakat untuk menggunakan hak suaranya.
“rata-rata kisaran delapan puluh persen untuk setiap daerah, dan itu sudah jauh melebihi target nasional,” ujar Mukhsan Ajib, anggota Komisioner KPU Kaltim.
Meningkatnya partisipasi masyarakat pada Pemilu tahun ini memang patut diapresiasi. Pun demikian pelanggaran masih banyak ditemukan. Paling mencolok yaitu pemasangan alat bahan kampanye seperti baliho yang dipasang di sembarang tempat hingga di atas pohon tinggi yang menyusahkan pihak Satpol PP saat hendak diturunkan.
Sesuai dengan tupoksi kerja KPID Kaltim yang fokus mengawasi lembaga penyiaran di Kaltim, hingga prosesi Pemilu Serentak usai tidak menemukan pelanggaran baik di media Televisi maupun Radio karena minimnya peserta Pemilu yang beriklan di media massa. Hal ini seperti disampaikan wakil ketua KPID Kaltim Akbar ciptanto pada rapat evaluasi yang dilaksanakan KPU Samarinda pada Rabu (24/7).
“saya lebih banyak melihat pelanggaran di media sosial, memang bukan tupoksi KPID tapi kita berharap ke depan pengawasan bersama secara ekstra oleh Kominfo dewan pers KPID dan seluruh lembaga yang terkait di media sosial lebih ketat lagi untuk meminimalkan potensi penyebaran hoax yang selalu marak di setiap ajang Pemilu” untuk pengawasan penyiaran memang diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 dan setiap momentum pilkada KPID hanya sebagai supporting patner KPU dan Bawaslu untuk mengawal UU kepemiluan.ungkap Irwansyah Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran.

One comment to “Evaluasi Pemilu 2019, KPID Kaltim temukan Pelanggaran Banyak Terjadi di Media Sosial”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 3 =