KPID Kaltim Panggil GTV Klarifikasi Kesalahan Teknis Azan

Senin 22 april 19 pukul 10.00 Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Timur memanggil perwakilan Lembaga Penyiaran GTV Terkait telah ditemukan pelanggaran pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3SPS), terkait hal tersebut KPID Prov. Kaltim memanggil penanggung jawab siaran GTV untuk memberikan klarifikasi terhadap program siaran adzan magrib pada tanggal 9 maret 2019.

Bertempat diruang KPID dihadiri oleh Ketua Komisioner KPID Hendro Prasetyo, Wakil Ketua Akbar ciptanto dan Koordintor Perizinan Bawon kuatno serta pihak management GTV diwakili oleh Kusuma Jaya dan Reza Mirja.

 

Pihak KPID menanyakan terkait audio adzan yang tidak terdengar dan gambar Al-Qur’an yang nampak seperti terbakar. Pihak GTV diwakili oleh Kusuma jaya menyampaikan bahwa soal audio dikarenakan adanya masalah teknis , sehingga pemancarluasan tidak tersampaikan dan mengenai Al-Qur’an seperti terbakar itu Al-Qur’an tertua sehingga tampak seperti terbakar.

Gtv juga menyampaikan akan melakukan perbaikan permasalahan teknik audio yang tidak terdengar saat tayangan adzan di samarinda. Gtv siap untuk mengganti tayangan adzan magrib khusus samarinda jika dianggap perlu.

Pihak KPID menyarankan untuk segera melakukan perbaikan teknis dan untuk Al-Qur’an untuk segera dibuat title yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an tertua

Sementara ini GTV akan menggunakan adzan pengganti sambil menunggu perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81 + = 84