KPID KALTIM GELAR FORUM KLARIFIKASI BERSAMA KALTIM TV

Menindaklanjuti surat Komis Penyiadan Indonesia (KPI) Pusat terkait surat pemberitahuan dari Kementrian Komunikasi dan Informasi RI Direktorat Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Direktoral Pengendalian Pos dan Informatika dengan No.616/DJPPI/6/KP/01.04/2019 Tanggal 4 April 2019 tentang LPS TV Off Air dari hasil verifikasi cek lapangan dan penyampaian laporan kinerja operasional lembaga penyiaran.

 

KPID Kaltim menggelar pertemuan Forum Klarifikasi pada hari Senin (15/4/2019) pukul 10.00 Wita bertempat di ruang rapat bina masyarakat Kesbangpol lantai 2 Gedung B Kantor Gubernur bersma Balmon dan Kaltim TV.

 

Dalam forum ini KPID menanyakan tentang kebenaran surat tersebut kepada Pihak Kaltim TV yang diwakili oleh Martinus Tindangean, Reza Mirja Daresta, dan M.Nasir. Sementara Dari Balmon hadir M.Hariadi, Edi Mulyono dan Hairy Rosadi Sugandi

Dalam kesempatan ini Kaltim TV mengkonfirmasi terkait ketiadaan siaran pada tanggal 9 Maret 2019. Mengenai hal tersebut manajemen memberitahukan bahwa ada masalah gangguan teknis pada tanggal tersebut. Dilaporkan terjadi gangguan listrik, sehingga untuk pengamanan manajemen menonaktifkan layanan transmisi sehingga  pada tanggal 4 April terjadi pemadaman transmisi. Namun saat ini Kaltim TV sudah normal bersiaran dari pukul 11.00-19.00.

KPID Kaltim menegaskan jika terjadi masalah dalam hal apapun hendaknya lembaga penyiaran bersurat ke KPID, karena secara teknis lembaga penyiaran diawasi oleh Balmon dan secara program lembaga penyiaran diawasi oleh KPID.

Menanggapi hal tersebut, Sugandi dari Balmon mengagendakan Selasa (16/4/2019) akan dilakukan pengukuran untuk Kaltim TV apakah terjadi kendala teknis seperti yang disampaikan. setelah itu hasil bukti ukur akan diserahkan ke KPID Kaltim untuk ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

87 − 83 =