BAWASLU SAMARINDA – KPID KALTIM KERJASAMA DALAM SOSIALISASI PEMILU

Komisioner KPID Prov. Kaltim Bersama dengan Ketua Bawaslu Kota Samarinda dan Rombongan

Samarinda – Dalam rangka mengurangi angka golput di Kota Samarinda. Serta memudahkan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda untuk menyebarkan informasi terkait ajakan dalam pemilu damai dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum 17 April mendatang. komisioner Bawaslu Kota Samarinda yang dihadiri langsung oleh ketua, mengajak pihak  KPID Prov. Kaltim untuk ikut serta dalam mensosialisasikan ajakan pemilihan umum Pileg (Pemilihan legislatif) dan Pilpres (Pemilihan presiden) melalui lembaga penyiaran, Kamis 21 Februari 2019.

Ketua Bawaslu Samarinda,  Abdul Muin beserta beberapa rombongannya. Bertemu dengan  Komisioner KPID Prov. Kaltim Akbar Ciptanto, Andi Muhammad Abdi dan Irwansyah. Dalam pertemuan ini Abdul Muin langsung menyampaikan maksud dan tujuannya yakni untuk meminta data lembaga penyiaran yang berizin di wilayah Kota samarinda. Karena nantinya Bawaslu akan melibatkan media dan lembaga penyiaran di bawah naungan KPID Prov. Kaltim untuk dapat bersama mensosialisasikan kampanye damai dan pemilihan umum bagi masyarakat di Kota Samarinda.

“Kami bermaksud memohon data kepada KPID. Prov Kaltim prihal lembaga penyiaran yang telah mendapatkan izin penyiaran. Nantinya akan kami ajak mereka untuk dapat menginformasikan kepada masyarakat Samarinda terkait ajakan memilih pada 17 April,” terang Abdul Muin selaku Ketua Bawaslu Samarinda.

Ada 16 lembaga penyiaran 4 TV lokal dan 12 TV lokal berjaringan. Dari 16 lembaga penyiaran yang diberikan oleh pihak KPID Prov. Kaltim kesemuanya telah mendapatkan izin penyiaran. Selanjutnya dari data lembaga penyiaran yang diberikan oleh KPID Prov. Kaltim, pihak Bawaslu akan melakukan seleksi secara internal.

Akbar Ciptanto, Wakil Ketua KPID Prov. Kaltim

“Bawaslu hadir dalam rangka meminta data lembaga penyiaran yang  akan diajak untuk mensosialisasikan pemilu pada 17 April di media telivisi. Nantinya pihak Bawaslu yang akan memilih dari 16 lembaga penyiaran tersebut. KPID hanya bertugas dalam mengawasi terhadap konten isi siarannya”, jelas Akbar Ciptanto, Wakil Ketua KPID. Prov Kaltim.

Sebelum diakhiri dengan foto bersama pihak Bawaslu menyampaikan akan segera melihat lembaga penyiaran mana saja yang nantinya akan diajak berkerja sama. (Humas – KPID Kaltim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 7 =