KPID KALTIM AKAN SELENGGARAKAN LITERASI MEDIA

Literasi Media akan diselenggarakan pada 31 Oktober 2018, bertempat di Kantor Gubernur, Ruang Ruhui Rahayu

Literasi Media merupakan salah satu program unggulan KPID Kaltim. Secara konseptual, literasi media merupakan kemampuan dalam mengakses, menganalis, mengevaluasi dan mengirimkan pesan dalam berbagai bentuk media. Artinya masyarakat secara aktif dan cerdas dapat memahami manfaat dan kegunaan setiap bentuk media termasuk makna pesan yang disajikan oleh media tersebut.
Literasi media bertujuan agar masyarakat lebih berdaya dan kritis terhadap muatan isi siaran. Bukan menjadi objek yang pasif apalagi apatis dalam mengkonsumsi yang media sajikan.

Sekarang ini kita tengah berada di tahun politik. Tahun keberlimpahan pesan-pesan politik baik dalam bentuk pemberitaan, peliputan maupun iklan kampanye. Para kandidat/politisi yang berkontestasi dalam pemilu (pilpres dan pileg) tentu akan menggunakan media massa sebagai pilar utama pembentukan opini dan citra dirinya. Sehingga patut diduga ada kecenderungan media hari ini akan lebih berpihak pada kepentingan politik dan ekonomi pemilik media dan kliennya.

Media massa dan sosial media akan menjadi medan pertarungan dalam memproduksi berita Hoaks, ujaran kebencian, provokasi, black campaing dan bermuatan SARA. Akan menjadi ancaman nyata yang harus kita lawan dengan penuh kesadaran, kepedulian dan aksi nyata.

Oleh karena itulah kegiatan Literasi Media menjadi penting sebagai edukasi terhadap publik. Literasi media menjadi nutrisi dan vitamin yang baik untuk melahirkan penyiaran yang sehat, bermanfaat dan berdaulat untuk kepentingan dan kenyamanan publik.

Literasi Media KPID Kaltim mengangkat tema “Kritis Bermedia, Wujudkan Pemilu Damai dan Beretika Tanpa Hoaks”.

Peserta:
Komunitas Pegiat Literasi Media
Asosiasi Media (IJTI, ICTA, PRSSNI)
Ormas
OKP/KNPI
BEM/Mahasiswa
OSIS/Siswa
LSM
Partai Politik dan Sayap Partai

Dalam pelaksanaan Literasi Media kita akan membentuk Forum Komunikasi Pemerhati Media Prov. Kaltim dan Komunitas Pegiat Literasi Media sebanyak 15 titik yang berbasis di OKP dan Kampus, yang nantinya menjadi mitra KPID Kaltim sekaligus simpul strategis jaringan pengawasan media di Kaltim. INsya Allah dikukuhkan langsung oleh Gubernur Kaltim. Hal tersebut juga searah dgn amanat UU 32 (penyiaran) pasal 52, tentang partisipasi masyarakat yang memiliki hak dan kewajiba ikut serta dalam mewujudkan penyiaran yang sehat dan berkualitas.@dpt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 + = 34